Suatu ketika Khalifah Harun Ar Rasyid mengundang Abunawas untuk dimintai nasihat oleh khalifah agar kepemimpinannya sesuai dengan ketentuan Agama dan di Ridhoi oleh Allah SWT. Setelah sampai di istana Abunawas meminta kepada khalifah agar menyiapkan dua gelas air putih. Begitu permintaan dua gelas air putih sudah ada dihadapan Abunawas dan khalifah Harun Ar Rasyid, maka Abunawas bertanya kepada khalifah; Wahai tuan khalifah......! Andaikan tuan berada dipadang pasir tidak bertepi dalam situasi panas yang sangat menyengat dan dalam kondisi kehausan yang amat kritis, dimana menurut ukuran manusia haus yang dialami tuan khalifah bisa membawa kematian manakalah tidak menemukan segelas air, tetapi tiba-tiba ada yang membawa segelas air memberikannya kepada khalifah sehingga tuan khalifah selamat dari kematian akibat haus itu..... maka kira-kira dengan apa tuan khalifah membayar orang tersebut...? Khalifah menjawab berani setengah kerajaan ini aku berikan kepadanya, kata khalifah.
Mendengar jawaban khalifah maka Abunawas mengajak khalifah untuk meminum dua gelas air tersebut masing-masing satu gelas. Setelah selesai minum air tersebut maka Abunawas bertanya lagi kepada khalifah; Wahai tuan khalifah andaikan satu gelas air yang tuan minum tadi tidak mau keluar.... dan dengan air tersebut bisa menyebabkan kematian tuan khalifah karena tidak keluar, tetapi tiba-tiba adalagi yang menawarkan jasanya bisa mengeluarkan air tersebut sehingga tuan hkalifah selamat.... maka dengan apa kira-kira tuan khalifah membayar orang tersebut...? Kalifah kembali menjawab; Berani kerajaan ini yang hanya tinggal setengah kuberikan kepadanya, jawab khalifah singkat!
Maka Abunawas berkata: Kalau demikian apa yang bisa membuat kita sembong... kerajaan tuan khalifah yang begitu besar ternyata tidak lebih nilainya dari satu gelas air. Mendengar ungkapan Abunawas tersebut khalifah Harun Ar Rasyid menangis sejadi-jadinya sambil tidak lupa mengucapkan ribuan terima kasih kepada Abunawas disusul oleh berbagai hadiah yang kemudian hadiah tersebut ditolak Abunawas.
Saudaraku..! janganlah kita sombong dan angkuh. Apa yang kita miliki tidak ada artinya dengan kerajaan Allah yang begitu luas, bahkan Allah SWT. mengingatkan kita dalam salah satu hadist kudsi; Tidak akan masuk surga seorang yang dalam hatinya ada perasaan sombong walau hanya seberat biji zarrah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar